JAGALAH 5 SEBELUM 5

Nabi mewanti-wanti kita agar menjaga lima hal sebelum datang lima hal pula :

  1. Jaga masa mudamu sebelum datang masa tuamu.

Masa muda adalah masa keemasan manusia, mental – moral, fisik – spiritual dalam keadaan prima. Jangan sia-siakan, manfaatkan sebaik-baiknya untuk beribadah berharap ridho dan surga Allah. Berbakti kepada orang tua, keluarga, agama, nusa dan bangsa Indonesia.

Bila sudah tua renta tidak kecewa. Sesal dahulu pendapatan sesal kemudian tak berguna.

  1. Jaga kesehatanmu sebelum sakitmu

Sakit itu mahal – sehat itu anugerah. Lebih enak sehat walau belum kaya dari pada kaya raga tapi sakit-sakitan

Makan itu ikannya (nikmatnya) hanya dua : 1. Sehat, 2. Lapar ! Sop buntut, rujak cingur, es campur pun tidak enak bila kenyang apalagi sakit.

Ibadahpun menjadi lebih nikmat dengan mental dan fisik yang sehat.

  1. Jaga masa kayamu sebelum masa miskinmu

Bila kita  kaya kita bisa banyak beramal ibadah baik ritual maupun sosial. Ibadah haji / umroh, zakat/infaq/shodaqoh, santuni fuqoro/masakin, anak-anak yatim, bangun sekolah/madrasah, masjid, panti sosial dsb.

Nabi bersabda : Orang Islam yang kuat (iman, ekonomi, dsb) lebih baik dari pada orang Islam yang lemah. Tangan diatas lebih baik dari pada tangan dibawah.

Oleh karena itu umat Islam juga harus menguasai sektor ekonomi.

  1. Jaga waktu luangmu sebelum datang waktu sempitmu.

Waktu itu seperti pedang, kalau kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya) kamu yang akan dipotongnya (merugi) karena waktu itu bila sudah berlalu tak akan datang kembali.

Sekarang tahun 2021, tak akan ada lagi tahun 2020 ! Sungguh luar biasa peringatan Allah antara lain dalam QS Al Ashr ayat 1-3. Demi waktu, sungguh manusia itu berada  dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan (beramal sholeh) serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran.

Al waktu asmanu minadz dzahab. Waktu itu lebih berharga dari pada emas! Jangan malas ibadah, kerja keras, berjuang ikhlas !

  1. Jaga Hidupmu sebelum matimu

Senyampang masih hidup beribadahlah demi kebahagiaan dunia akhirat. Bila sudah mati, tidak bisa lagi, agar timbangan amal baikmu dihari hisab nanti lebih berat dari pada timbangan amal jelekmu.

  • Tuntunlah duniamu seakan-akan tidak mati selama-lamanya dan tuntutlah akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok pagi kata Nabi.
  • Carilah bekal akhiratmu dan jangan lupakan bekal duniamu

(QS. Al Qashash ayat 77)

“Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.”

  • Harus seimbang dan kedua-duanya wajib bernilai ibadah.

Semoga kita semua mendapat hidayah, kemampuan, keberhasilan dan ridho Allah serta surgaNya. Amin ya robbal alamin.

 

Oleh : Drs. H. Imam Mahfudi

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait